40 thn Jabarkan Tao, 100rb murid tersebar diseluruh penjuru dunia, mengubah hati nurani manusia menjadi baik, mengikis yang jahat, memuji yang baik demi mencapai kesolidan

Spread the love

capture-20140426-153627

40年传道 10万道徒分布世界各洲

化人心为良贤 隐恶扬善搞好团结

2014年4月26日

自1974年李尚湖师父通过导引术传道以来,至今有40年了。学道人数(道徒)已突破十万众大关。在讯息发达的今天,印尼道教通过道术的传播,太上门的道徒可说已分布世界各洲了。从1990年开始,李师父就以飞机代步,去各埠传道。40年来他培育了一批又一批的道教黄衣人才,经过长期地筛选,能达高级者可说屈指可数,总共有58人。4月18日至20日,来自印尼各埠49位高级黄衣道友在本哲山庄Wisma Abdi别墅作一年两次的聚会。

为应付分布于印尼各地的16间太上门道观要求,请李师父及李彬盛导引师去导引及帮忙推动当地道教的发展,所以这次聚会的重点主要讨论如何群策群力搞好工作。

李彬盛顶级导师说,我们(49人)都是太上门十万众道友的佼佼者,是与众不同的,我们作为一个领导者及太上门的模范都有独特的思考能力,及长期修炼的智 慧,我们应以实际行动领导当地道友搞好工作,要如何去做,如何去坚持?为忠于道而不惜牺牲个人的利益,而奋斗就须全心全意地奉献,树立榜样。

李师父也说,要搞好团结就须“隐恶扬善”,多赞美,少批评,多尊重别人。少刻薄,能与人打成一片。做到“我为人人”,学习古人的智慧,改变人生的命运,具有数千年历史的中华文化,不是短期内就可以学成的。中国是一个文明古国,我们应懂得团结就是力量。

道教有容纳精神,我们可以吸取儒教的优秀文化:修身齐家治国平天下,若自命孤高做人已不合格又如何成仙。

在人生中我们应知道5岁有5岁的纯正,25岁有25岁的热情,35岁有35岁的成熟,45岁有45岁的智慧,65岁有65岁的经验,人生怎样才能重现光彩就要能够化负面的情绪成为正面的思维。

在人际关系上“谁人背后无人说,那个人前不说人”,只要我们懂得感恩就会得人喜欢。在团体上我们必须主动思考积极行动,把矛盾统一起来,做事绝不可拖泥带水。

在19、20日的座谈会上,李师父一改往常的会场,要大家围坐在已排好如八卦形的座位上,相互靠拢,放松心情,就如促膝谈心般吐露各人的心事,为道教,为 师门,说出自己的远见。畅所欲言,不怕说错,也不怕师父失望,可说这次聚会大家坐在一起,气氛融融,笑声连连,在笑谈中完成群策群力搞好工作的方针。

文/金翟 图/冯永安

Versi Bahasa Indonesia

EMPAT PULUH TAHUN JABARKAN TAO 100 RIBU UMAT TERSEBAR SELURUH POJOK DUNIA
MENGUBAH HATI NURANI MANUSIA MENJADI BIJAK, MENDEPAK YANG JAHAT, MEMUJI YANG BAIK DEMI MENCAPAI KESOLIDAN

(Terjemahan dari Qiandao Ribao tg 26-4-2014)

Mulai dari tahun 1974 Lie Shifu melalui Taoyingsuk-nya menjabarkan Tao sampai sekarang, sudah 40 tahunan, yang belajar Tao sudah mencapai 100 ribu jumlahnya. Di jaman alat komunikasi yang cepat dan modern ini, Agama Tao di Indonesia melalui ilmu Tao-nya terus meyebar, umat Thay Shang Men boleh di kata sudah tersebar di seluruh benua. Sejak tahun 1990, Li Shifu mulai naik pesawat menggantikan mobil, menyebarkan Tao di kota-kota besar yang jauh-jauh.
Dalam 40 tahun berturut-turut, menerbitkan kader-kader Huang yi, dengan saringan ketat, yang mencapai puncak masih hanya 58 orang.

Tgl 18-20 April 2014 sejumlah 49 Huangyi dari Kota-kota berkumpul di Wisma Abdi.
Demi memenuhi permintaan 16 Taokwan di seluruh Nusantara, maka mengundang Lie Shifu dan Tao Cang Li Ping Sen supaya bisa terjun ke daerah-daerah untuk Taoying dan mendorong untuk memajukan Tao Ciao di daerah-daerah. Maka tema yang diambil kali ini adalah “Sama-sama sumbangkan pikiran dan tenaga, Pertinggi mutu kerja yang ada”.
Taocang Li Ping Sen berkata, kita (49 orang) adalah yang di depan, harus tidak sama dengan yang biasa, harus bisa jadi teladan dan berpikiran positif, dengan pengalaman dan kecerdasan yang ada membina Taoyu-Taoyu di daerah, bagaimana bisa lebih baik bekerja, membuang egois dan banyak sumbangsih terhadap Tao jadi suatu contoh yang baik.
Lie Shifu juga berkata, bisanya jadi solid harus “mengkikis yang jelek, memuji yang bagus”, banyak memuji, sedikit mengkritik, banyak menghormati orang lain, sedikit meremehkan, bersatu dengan lainnya. Berpedoman: “Aku untuk orang-orang”. Belajar kepandaian orang kuno, untuk merubah nasib yang ada. Kebudayaan gemilang yang sudah beribu-ribu tahun itu, tidak bisa dimengerti dalam sekejap mata, Tiongkok adalah satu negara beradab budaya tinggi, kita harus mengerti bersatu kita teguh.

Agama Tao mempunyai jiwa besar, kita juga boleh menyerap budaya yang agung Kong Hu Cu: yaitu perbaiki diri dulu baru bisa perbaiki rumah tangga, seterusnya negara dan dunia. Kalau hanya berpikir Akulah yang paling hebat, itu tidak normal mana bisa jadi Dewa Dewi.

Dalam kehidupan kita, umur 5 tahun mempunyai kepolosan, umur 25 tahun mempunyai jiwa yang hangat membantu, umur 35 tahun tampak kematangan, umur 45 tahun mempunyai kepandaian sendiri, umur 65 tahun mempunyai pengalaman-pengalaman yang berbeda. Hidup manusia, bagaimana baru bisa tampak lagi sinar anggunnya, tergantung bisa tidaknya membalik pikiran negatif menjadi positif saja.

Dalam hubungan antar manusia “ Di belakang siapa yang tidak dibicarakan orang, dan di depan muka siapa tidak membicarakan orang”. Asal kita mengerti syukur tidak lupa budi tentu disenangi orang, dalam organisasi harus bisa kerja keras dan pikiran selalu positif. Bisa menyatukan perbedaan, tidak bertele-tele.

Dalam acara santai dalam diskusi Lie Shifu menata kursi duduk serupa Patkwa, semua berdempetan, santai mengutarakan uneg-uneg masing-masing demi Tao, demi Perguruan, mengutarakan semua pendapat, tidak takut salah, dalam suasana hangat mendapatkan banyak manfaat dalam bahkan suara tertawa.

Tulis: CinTik
Foto: Fung Yung An


Spread the love

Categories: TAO on Media

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.