Apakah Belajar TAO belajar kekosongan.

Spread the love


Belajar TAO = belajar kekosongan ?
Apa Bener … belajar TAO artinya belajar kekosongan ? Jika demikian, kenapa mencari harta ? Kenapa berusaha agar anak cucu makmur jaya ?
Bila mencari kekosongan, seharusnya biarin aja, semua tidak ada artinya.
Bukankah itu bertentangan dengan kekosongan ?
 
UMAT AGAMA TAO… bukan belajar menjadi kosong melompong yang mengajarkan pasif – negatif melulu.  Kita sebagai UMAT AGAMA TAO selalu diajarkan dan diwajibkan untuk mencari “Kesempurnaan”, kesempurnaan duniawi dan kesempurnaan Surgawi.
 
Kesempurnaan DUNIAWI, tentu yang terpenting adalah bisa menunaikan kewajiban kita sebagai “Manusia Seutuhnya”, karena itu kita harus berusaha membentuk keluarga yang bahagia. Untuk dapat membina sebuah keluarga yang bahagia,tentu harus berani menikah sesuai kodrat alami mahluk hidup berkembang biak, setelah itu bertanggung jawab untuk menafkahi keluarga dengan baik, serta memberikan pendidikan kepada semua anak-anaknya dengan baik juga, setelah itu… baru kita tidak akan malu… ketika menghadap kepada TAO / TUHAN yang menciptakannya.
 
UMAT AGAMA TAO diwajibkan untuk selalu berusaha dan bekerja keras mencari nafkah / rejeki, jadi yah… memang diwajibkan untuk mengejar 5 HOKI (FU ; LUK ; SHOU ; CAI ; TING).
 
Ajaran AGAMA TAO selalu mengajarkan kepada kita untuk jangan sampai diperbudak oleh nafsu keserakahan. Terutama keserakahan terhadap MING (nama tenar) dan LI (harta benda) !!!
 
KOSONGNYA UMAT AGAMA TAO ADALAH “KOSONG TAPI PENUH ISI”, sesuai dengan teori YIN YANG-nya Ajaran AGAMA TAO yang sempurna
 
Agama TAO tidak pernah mengajarkan bahwa hidup adalah suatu kesengsaraan. Kita sebagai Umat Agama TAO… memandang kehidupan ini adalah penuh dengan aneka warna, indah dan selalu berusaha untuk menjadikannya lebih baik lagi. Umat Agama TAO yang menjalankan Ajarannya secara baik dan benar, pastilah bukan orang yang bersikap apatis, melainkan orang-orang yang penuh semangat dan cita-cita, serta ulet dalam setiap perjuangan dalam hidupnya.
Xie Shen En.

Spread the love

Categories: Artikel

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.