Belajar Tao

Spread the love

Pengenalan TAO 3

Sebenarnya “Belajar TAO” itu belajar apa? Banyak orang berpikir bahwa belajar TAO itu artinya belajar ilmu gaib, belajar kesaktian, dan sebagainya. Pandangan/persepsi/rumor seperti ini sering kali menyebabkan kita merasa was-was & khawatir untuk belajar TAO. Silahkan simak artikel berikut, agar kita tidak menjadi korban rumor dan dibodohi orang lain.

Gambar mungkin berisi: teks

Keterangan foto tidak tersedia.

Mencari ke dalam… Sebenarnya apa yang dicari?

Yang dicari, diantaranya adalah “Kebijaksanaan” atau “Pengertian tentang Hidup & Kehidupan.” Oleh karena itu bukan mencari keluar melalui upacara/ritual ataupun ke dalam kitab-kitab.

Seorang Taoist menjalani kehidupan, mengamati “Realita Kehidupan.” Dari sanalah pemahaman tentang “Kehidupan” akan berkembang.

Manusia lahir berulang-kali, bukanlah untuk menguasai segala macam ilmu yang ada di dunia ini. Ilmu-ilmu yang ada, dikuasai /dipelajari hanyalah untuk mendukung seorang manusia untuk menjalani kehidupan ini.
Fokus seorang Taoist bukanlah ke arah sini.

Kita bisa mengamati perbedaan antara yang mendalami “Agama TAO” dengan yang menjalani “Spiritual TAO.”

Yang mendalami “Agama Tao,” akan:
– Menguasai berbagai ritual/upacara
– Menguasai/hafal berbagai kitab Tao

Yang menjalani “Spiritual Tao,” akan:
– Kesehatan fisik membaik, dibanding sebelumnya
– Pemahaman akan “Kehidupan” semakin mendalam & kebijaksanaannya makin berkembang.
– Energi tubuh & sukma semakin menguat

Bab pertama Dao De Jing “Tao ke Dao fei chang Dao,” Tao yang dijabarkan bukanlah Tao.

Buku yang bercerita tentang kehidupan, BUKANLAH kehidupan. Buku yang menguraikan mengenai gula, bukanlah gula.
Pemahaman yang didapat dari membaca buku tentang gula, sangat berbeda dengan pemahaman yang didapat dengan mencicipi gula secara langsung.

Membaca buku tentang gula hanya membuat kita “Membayangkan” gula.  Demikian juga dengan membaca Dao De Jing, HANYA “Membayangkan” TAO. Untuk bisa memahami TAO yang seutuhnya, kita harus menjalani TAO secara langsung (Xiu TAO).

Berbicara mengenai “Agama,” dapat diibaratkan sebagai “Baju.”
Sementara itu “Belajar TAO,” ibarat “Belajar Menjahit Baju.”

“Agama” adalah “Organisasi Ketuhanan.”
“TAO” adalah “Cara Pandang & Cara Menjalani Kehidupan.”

Taoisme pada era sebelum dinasti Han, bentuknya adalah “Perguruan Spiritual.”
Sejak dinasti Han, oleh Zhang Daoling, barulah TAO di-organisir ke dalam bentuk “Agama.”

Di masa ini, kita bisa menilai sendiri Tipe apa TAO yang kita temui.
Jika yang kita temui menekankan pada “Ritual,/Upacara & Kitab-kitab TAO,” artinya condong ke “Agama TAO.”
Sedangkan jika yang kita temui ternyata fokusnya pada “Mendalami & Menjalani Kehidupan, disertai dengan melatih ‘Wu’ & olah diri (fisik & spirit),” artinya ini adalah “Sekolah Spiritual TAO (belajar menjahit baju).”

TAO berbeda dengan agama-agama pada umumnya.

Ketika seorang Taoist “berbicara,” dia mewakili dirinya sendiri.

Oleh karena itu, Dao De Jing adalah pemikiran Lao Zi. Nanhua zhenjing adalah pemikiran Zhuang Zi.

Taoist tidak pernah “Berlindung” dibalik nama Tuhan/TAO untuk mendukung/melegitimasi hasil pemikirannya. Taoist tidak pernah “Mengatakan”… “Ini Firman Tuhan/TAO”. Seorang Taoist bertanggung jawab atas apa yang diucapkan/ditulisnya.

Inilah keunikannya TAO.

Coba direnungkan baik-baik, mana yang muncul terlebih dahulu: kitab suci – jalan spiritual – agama?

Lao Zi “Menulis” Dao De Jing, bukan “Mempelajari” Dao De Jing. Siddharta/Buddha pun demikian, Tripitaka muncul 400 tahun setelah beliau wafat, dituliskan oleh para Sangha.

Meditasi, metodenya ada banyak ragam. Masing-masing metode memiliki tujuan yang berbeda-beda. Tujuan dari meditasi TAO adalah untuk mengolah fisik, mental & sukma. Fisik menjadi sehat, pikiran menjadi cerdas, hati menjadi tenang & bening, dan sukma menjadi kuat.
Ini ada metode/caranya, bukan sekedar slogan kosong.  Meditasi lainnya sangat mungkin ada yang mengolah unsur yang sama.  Coba gali lebih dalam metode yang diajarkan di aliran masing-masing, bagaimana melatih unsur-unsur di atas.
Kesadaran manusia terdiri atas “Hati & Pikiran.” Keduanya harus dibina, tidak boleh hanya salah satu (hati) saja yang dibina, karena pada akhirnya keduanya adalah “Satu kesatuan.”
Untuk pembuka, sebaiknya justru melatih pemikiran terlebih dahulu, dengan pola pikir yang benar & logis. Pikiran inilah yang nantinya akan menjadi ujung tombaknya, penunjuk arahnya. Hati seringkali hanya mengikuti.

“Pengakuan agama”  oleh pemerintah hanyalah masalah administratif/pencatatan saja. TIDAK ADA kaitannya dengan kebenaran suatu agama / sistem spiritual.

Contohnya, berbagai ajaran/sistem tradisional ASLI yang lahir & berkembang di Indonesia, hingga detik ini belum ada satu pun yang diakui sebagai agama. Apakah ini berarti sistem spiritual/ajaran ini “Salah?”

Menurut kami, tidak demikian.

Spiritual berbeda dengan Agama.

Prinsip dasar seorang spiritualist dalam perjalanan spiritualnya menggunakan “Hati & Pikiran yang terbuka” untuk mencari kebenaran.
Sementara itu, umat Beragama dalam menjalankan agamanya adalah “Percaya / Yakin / Meng-iman-i” bahwa ajaran agamanya pasti benar.

TAO TIDAK memandang bahwa caranya adalah yang “Paling benar” sedangkan cara yang lain “Salah.” Cara yang lain TIDAK salah, hanya BERBEDA. Pilihlah yang paling cocok untuk kita.

Page “Pengenalan Tao” ini adalah page dari salah satu perguruan spiritual Tao.

Bagi para spiritualist, dari aliran apapun, akan dengan mudah & cepat mengerti berbagai artikel yang ada di sini.
Sementara itu, bagi kaum agamawan, pada umumnya perlu waktu – perlu proses untuk dapat mengangkat “Inti” dari berbagai artikel di sini.

Cobalah untuk “Melepaskan/Mengesampingkan” berbagai “Konsep yang sudah melekat.”

Silahkan membaca berbagai artikel lainnya di sini, mudah-mudahan dapat memberi gambaran yang lebih jelas, terutama mengenai “Perbedaan” antara “Agama – Spiritual.”

(Taoist tidak pernah mengatasnakanan TAO… Taoist mengatasnamakan dirinya…. Laotse dan Zhunangtse bicara mengatasnamakan dirinya..)
Keterangan foto tidak tersedia.
Keterangan foto tidak tersedia.
Keterangan foto tidak tersedia.
Keterangan foto tidak tersedia.
Keterangan foto tidak tersedia.
Keterangan foto tidak tersedia.
Keterangan foto tidak tersedia.
Keterangan foto tidak tersedia.

Spread the love

Categories: Pengenalan TAO

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.