Category: Xiū Dào Bǎo Jiàn

Rumput tidak berakar

Yang disebut “Jodoh” atau kejodohan seakan-akan sudah lama bertalian dengan manusia tanpa sebab, tanpa jodoh tidak dapat bertemu, ada jodoh ada kecocokan barulah dapat hidup berdampingan. Dikarenakan itulah maka menjadikan banyak persoalan-persoalan yang tidak dapat diselesaikan dalam dunia. Ini semuanya karena cocok/jodoh atau tidaknya. Kalau memang Jodoh jarak jauhpun akan saling jumpa, kalau Tidak Jodoh tatap mukapun saling tidak mengenal. Perkawinan harus “Jodoh”. Saling kenal berdasarkan “Jodoh”, belajar Tao pun juga harus ada kejodohannya. Tidak heran memang […]

Continue Reading →

Budi Batin Memanggil

Ketika anda dengan sebuah hati yang jujur dan murni mulai terjun ke dalam Tao (道) dan mempelajarinya, pasti ada sesuatu yang anda idam-idamkan. Setidak-tidaknya keinginan tersebut timbul dari satu motivasi yang luhur. Ini adalah panggilan budi batin dalam hati, yang mana telah diolah dengan rasio dan pengertian yang tinggi, sehingga diterapkan dalam satu tindakan / kelakuan yang nyata pula.  Dari segi ini menunjukkan bahwa anda ingin memperdalam pengertian budi luhur, […]

Continue Reading →

Mengapa sembahyang DEWA-DEWI tidak boleh memakai SAM SENG (babi, ikan dan Ayam)?

Sembayang memakai SAM SENG, ini sudah lama riwayatnya, disebabkan orang-orang kaya kuno, menjadikan permainan yang bodoh mengadu kekayaan dan kemewahan pada saat dilaksanakan Upacara Sembayangan. Tahun ketahun berlalu, sekali salah, berkali-kali salah terus, seakan-akan sudah menjadi sesuatu yang biasa / paten. Kalau kita teliti dan pikirkan sejenak, kita akan merasa NGERI ! Apa sebetulnya SAM SENG itu? Omong kasarnya semua itu tak lain adalah bangkai-bangkai binatang. Mengundang iblis / setan […]

Continue Reading →