Curahan Hati Nurani


Spread the love

Oleh : Lie Ping Sen

Pada jaman Dinasti Song Utara, di daerah Suzhou, ada seorang pejabat tinggi yang bernama Fan Zhong Yan, hidup secara sederhana, dengan integritas dan moralitas yang tinggi.

Meletakkan kepentingan negara/rakyat diatas segalanya.  Suatu hari, saudaranya menawarkan tanah dan villa yang mewah dengan harga murah, dengan lokasi yang sangat bagus dan strategis agar sebagai pejabat tinggi, dia bisa menempati tempat tinggal yang lebih layak.

Apa yang dilakukan oleh pejabat tersebut, dia segera mengeluarkan uang untuk membeli villa itu, namun bukan untuk dirinya sendiri, tetapi dijadikan sekolah bagi rakyatnya.

Ketika anak-anak dan saudaranya bertanya, dia berkata:

“Tunjukkan kepedulian pada masalah negara terlebih dahulu dan jadilah yang terakhir untuk menikmatinya”.

Dia juga mengatakan:

“Moralitas yang tinggi tidak cukup hanya dipahami di dalam hati, haruslah diwujudkan di dalam tindakan”.

Ada satu perkataan dari pejabat tersebut, yang dikenang secara turun temurun, dari generasi ke generasi, dan dijadikan panutan, yaitu:

“JIKA RAKYAT TIDAK BAHAGIA, BAGAIMANA AKU BISA BAHAGIA?”

Cerita tersebut, membuat diriku merenung berhari-hari, andaikata diantara Taoyu-Taoyu kita, ada yang berjiwa seperti pejabat Fan Zhong Yan tersebut….Yang meletakkan kepentingan TAO kita diatas kepentingan pribadinya, menjadikan kemajuan TAO sebagai ukuran kemajuan dirinya.  Mungkin ini hanya suatu angan-angan, entah kapan bisa terwujud.  Aku ingin semua Taoyu mempunyai pandangan hidup seperti ini:

JIKA TAO TIDAK BISA MAJU DAN BERKEMBANG DENGAN BAIK, BAGAIMANA BISA DIKATAKAN TAO SAYA MAJU?

Lakukan apapun yang bisa dilakukan, dengan tujuan agar TAO bisa berkembang dan maju. Berbuatlah sesuatu, agar Taoyu-Taoyu juga bisa mendapat kemajuan, dengan majunya Taoyu-Taoyu didalam Siutao-nya, maka Tao juga akan maju.  Sumbangkan pikiran, sumbangkan tenaga, sumbangkan harta, sumbangkan segalanya untuk kemajuan TAO kita.  Kalau itu semua sudah kita lakukan, didalam batin kita yang terdalam, didalam hati nurani kita , tidak akan menyesal seumur hidup.

MUNGKIN KARENA DIRI SAYA ,TAO BELUM BISA MAJU DAN BERKEMBANG PESAT , TAPI JANGAN SAMPAI TAO BERANTAKAN KARENA TINDAKAN DAN KEBODOHAN SAYA.

Kalau itu sampai terjadi , misalnya Taoyu-Taoyu berantakan , organisasi TAO berantakan , dan TAO secara keselurahan juga berantakan karena kita, karena kebodohan kita, karena kesombongan kita, karena ego kita, karena kecurangan kita, karena kepicikan pikiran kita, kesalahan itu tidak akan terampuni, kesalahan itu akan menghancurkan usaha Siutao kita selama ini, kesalahan itu entah harus kita tangung berapa lama, sampai kita reinkarnasi berapa kali lagi.

Berbuatlah bijaksana, berpikirlah secara jernih, berpedomanlah pada moralitas yang tinggi, jangan sampai menyesal seumur hidup.

Hidup yang sekarang ini, sudah ada kejodohan untuk bertemu TAO , peganglah erat – erat kesempatan itu, harus menunggu sampai kapan? , baru bisa sadar.


Spread the love

Categories: LPS

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.