Hari Raya Imlek bukan sekedar Tradisi


Spread the love

Imlek Hari Raya Agama atau Tradisi?

Hari Raya Imlek adalah hari besar bagi seluruh masyarakat Tionghoa dimanapun berada diseluruh penjuru dunia, tidak terkecuali apapun agamanya sekarang selama ia masih mengaku dirinya Tionghoa maka ia tentu ikut merayakan hari raya Imlek. Bangsa Tionghoa dikenal sebagai bangsa yang punya akar budaya yang sangat kuat, dimanapun mereka berada sekarang biasanya tidak lupa untuk tetap merayakan tahun baru Imlek.

Sebagian orang menganggap hari besar Imlek ini hanyalah sebuah tradisi budaya turun temurun untuk merayakan ganti tahun baru, sedangkan sebagian orang lainnya menganggap hari besar Imlek sebagai hari raya agama yang sarat akan makna ritual agama di dalamnya. Tentu tidak ada yang salah, silahkan saja merayakannya sesuai dengan keyakinan masing masing.

Biasanya masyarakat yang menganggap Imlek hanyalah tradisi saja adalah mereka yang sudah tidak memeluk ajaran leluhur orang Tionghoa atau sudah berganti keyakinan.

Bagi masyarakat Tionghoa yang masih memegang kepercayaan leluhur yaitu Agama TAO tentu Imlek bukanlah sebuah tradisi semata. Hari Raya Imlek adalah Hari Raya Besar terpenting yang sarat akan unsur agama dan ritual di dalamnya.

Bagi Agama TAO tentu Hari Raya Imlek adalah hari raya agama, dikarenakan umat TAO menganggap sosok Huang Di sebagai pembuka ajaran Agama TAO.  Titik tolak penanggalan Yin Lik adalah milenium 3 sebelum Masehi (SM), masa Kaisar Huang Di, antara tahun 2698 SM dan 2599 SM.

Tahun baru Imlek adalah Hari pertama Musim semi yang pertama kali di adakan perayaan dimulai oleh Huang Di (Raja Ksatria, tokoh TAO) dan pencipta serta pembentuk budaya Tiongkok. Yang pada hari ini Huang Di memulai nya dengan mengadakan Upacara Ying Shen Jie Fuk (Menyambut  Dewa Dewi dan menerima berkah untuk setahun) sehingga hari ini di peringati sebagai Hari Raya Kebesaran Dewa Dewi TAO, hari yang sangat penting bagi umat TAO yang bersuka ria menyambut datangnya berkah Dewa Dewi kita untuk setahun kedepan.

Penanggalan IMLEK

Sesuai sejarah Agama TAO  Sistim penanggalan Imlek itu diciptakan oleh Guang Chen Zi ( Seorang tokoh Agama Tao), kemudian di kembangkan oleh Huang Di ( Kaisar Kuning) untuk kepentingan kehidupan rakyatnya, yang pada saat itu masih sangat agraris (Tergantung bercocok tanam).  Makanya dalam penanggalan Imlek itu lengkap disebut kan  kapan waktu mulainya musim semi , kapan mulainya musim panas termasuk hari terpanas dimusim panas yang ditandai dengan kode Zhong Yang … dst.

Sistem penanggalan Yin Lik memasukkan unsur bulan dan matahari.  Penetapan awal bulannya berdasarkan waktu konjungsi antara bulan dan matahari atau saat bulan dan matahari “bertemu” dan terletak segaris.  Gerak semu tahunan matahari merupakan penentu musim di bumi. Saat matahari berada di 23,5 derajat Lintang Selatan misalnya, belahan selatan akan mengalami musim panas, dan belahan utara akan mengalami musim dingin.

Kemudian,  ada bulan kabisat atau Lun Gwee.  Lama bulan kabisat 29-30 hari juga.  Penambahan dilakukan setiap 2,7 tahun sekali. Jadi, ada satu tahun dalam kalender Yin Lik yang punya 13 bulan.  Tahun baru Yin Lik tetap jatuh pada musim semi.  Musim semi dinilai sebagai momen keberuntungan.  Bagi masyarakat Tiongkok, musim memang penting.  Tiongkok merupakan bangsa agraris.  Jadi, memasukkan unsur musim itu penting.

Kenapa Imlek itu adalah penanggalan dari Agama TAO ?
Sudah jelas karena sejak 5 ribu tahun lalu sudah disebut sebagai Tao Lik = Yin Lik = Im Lek.

Ini dibuktikan dengan adanya hari-hari tertentu yang selalu akurat terjadi tiap tahun dan punya latar belakang legenda keagamaan TAO, misalnya Hari Zhong Yang itu, dimana pada hari itu cuacanya sangat panas dan pengab, menyebabkan banyak orang jatuh sakit, masyarakat yang  masih tahyul pada masa itu mengira kalau saat itu banyak setan bergentayangan cari mangsa!  Nah orang Tao yang pandai dalam hal Kesehatan segera turun tangan.  Dinasehati masyarakat untuk menghindari setan-setan penyakit sebaiknya rekreasi ke puncak bukit yang rindang sambil bawa rumput Aey , semacam herbal yang harum menyegarkan dan anti nyamuk, juga bagi yang bisa minum arak dianjurkan minum arak yg dicampuri Xiong Huang ( Xiong Huang Ciu).

Semua itu dipakai TAOSHI untuk menjaga kesehatan masyarakatnya supaya tidak jatuh sakit pada hari dengan cuaca extrim panas saat itu.

Istilah Zhong Yang  (重阳) berarti hari dengan matahari double.  Jadi bisa dibayangkan betapa panasnya suhu udara yang menyebabkan orang mudah jatuh sakit.

Huang Di (黄帝) yang dikenal juga dengan sebutan Kaisar Kuning adalah salah satu tokoh pemimpin terkenal, juga sering disebut sebagai pahlawan kebudayaan.   Sebagai Pemimpin, Huang Di memimpin rakyatnya untuk menciptakan peradaban yang menjadi awal dikenalnya peradaban oleh Bangsa Tiongkok.   Oleh karena itu Huang Di mempunyai peran penting dalam memberikan sumbangsih yang besar terhadap cikal bakal kebudayaan Tionghoa.  Maka umat TAO menyebut Huang Di Era ini sebagai Daoli atau kalender TAO.

Kalender Tionghoa yang kita pakai dalam agama Tionghoa kita dikenal sebagai Imlek 陰. Imlek berasal dari dialek Hokkian, artinya ‘kalender lunar’ (im= lunar atau bulan; lek = kalender). Dalam ‘dialek’ Mandarin Imlek adalah YINLI. Dengan demikian tahun baru imlek artinya “tahun baru yang dihitung berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi”.

Jadi, sesungguhnya adalah TIDAK TEPAT apabila ucapan “Selamat Tahun Baru Imlek” disingkat menjadi “Selamat Imlek” saja, sebab “Selamat Imlek” artinya = “Selamat Kalender Lunar”.

Di LUAR NEGERI kalender ini dikenal sebagai Xiali 夏 (Kalender Xia), sebab sudah ada semenjak Dinasti Xia 夏朝(2100-1600 BCE). CE = Common Era (Tarikh Umum); BCE = Before Common Era (Sebelum Tarikh Umum). Selain itu, kalender ini juga lazim disebut Huangdili 黃帝(Kalender Huangdi), disingkat Huangli黃 saja, sebab diyakini diciptakan oleh Huangdi 黃帝 ( Kaisar Kuning, 2697–2597 BCE). Perhitungan ini disebut Huangdi Era (HE).

Dihitung berdasarkan kelahiran Huangdi 黃帝, sebab Huangdi 黃帝diterima sebagai LELUHUR orang Han, atau orang Tionghoa pada umumnya. Dengan demikian tahun 2012 adalah 2012 + 2697 = 4709 HE. Jadi kalender ini sudah ada (pada Dinasti Xia, 2100-1600 BCE), jauh sebelum zaman Guru Kongzi 孔子 lahir (pada Dinasti Zhou周朝, 1046-256 BCE).


Spread the love

Categories: Upacara Agama TAO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.