HUANG DI (黄帝)

Spread the love

oleh: Lie Tung Sen,
Huang Di (黄帝) yang dikenal juga dengan sebutan Kaisar Kuning adalah salah satu tokoh pemimpin terkenal, juga sering disebut sebagai pahlawan kebudayaan. Tradisi mengatakan Huang Di memerintah dari tahun 2697- 2598 BCE. Kota Xinzheng di propinsi Henan merupakan tempat dimana Huang Di dilahirkan, memulai pemerintahan dan mendirikan ibukota.
Sebelum Huang Di, banyak suku tersebar di seluruh Tiongkok yang kemudian dipersatukan oleh Huang Di menjadi satu keluarga untuk membentuk Negara. Sebagai Pemimpin, Huang Di memimpin rakyatnya untuk menciptakan peradaban yang menjadi awal dikenalnya peradaban oleh Bangsa Tiongkok. Selain itu dimasa kejayaan Huang Di berbagai penemuan dan penciptaan yang fenomenal terjadi diantaranya kompas, penanggalan, kereta, perahu, busur, disamping juga menciptakan alat-alat pertanian dan peternakan. Oleh karena itu Huang Di mempunyai peran penting dalam memberikan sumbangsih yang besar terhadap cikal bakal kebudayaan Tionghoa.
Kota Xinzheng di Propinsi Henan, Tiongkok, pada jaman kuno dikenal dengan nama Negara Youxiong, adalah tempat dimana Kaisar Kuning / Huang Di dilahirkan, memulai pemerintahan dan mendirikan ibukota, seperti yang tercantum dalam beberapa catatan sejarah dan warisan budaya. Kota Xinzheng juga merupakan tanah suci bagi suku Hua di Tiongkok & dunia, untuk bersembahyang pada para leluhur. Tiongkok mempunyai 126 tempat dimana Huang Di dan para pengikutnya pernah tinggal, 69 diantaranya terletak di Propinsi Henan. Khususnya 34 tempat terletak di Xinzheng (27% dari seluruh Tiongkok). Tiongkok mempunyai lebih dari 100 Klenteng Pemujaan Huang Di, & hanya Kota Xinzheng yang dianggap sebagai tempat kelahiran Huang Di. Kota Xinzheng mempunyai 13 tugu prasasti dari jaman Dinasti Jin sampai masa pemerintahan Republik Tiongkok, & tugu prasasti tersebut menyebutkan bahwa Kota Xinzheng di jaman kuno adalah Negara Youxiong, Bukit Xuanyuan, & tempat kelahiran Huang Di.
Komplek Klenteng Huang Di di Jalan Xuanyuan pusat Kota Xinzheng, dibangun kembali sesuai Klenteng Tempat Kelahiran Xuanyuan di jaman Dinasti Han. Di tahun 1715 (Pemerintahan Kangxi tahun ke-54), Xu Chaozhu, seorang Hakim Kota Xinzheng, mendirikan tugu prasasti Tempat Kelahiran Xuanyuan di depan klenteng, yang kemudian dibangun kembali tahun 1764 (Pemerintahan Qianlong tahun ke-29). Di periode tahun 1990-an, komplek Klenteng Huang Di dibangun kembali & diperluas beberapa kali, mencapai 70,000 m², dengan memfokuskan pada tema “Akar dari Bangsa Tiongkok”. Komplek klentengnya terdiri dari 3 bagian dari utara sampai ke selatan, yaitu, Klenteng Tempat Pemujaan Xuanyuan (Langit), Klenteng Tempat Kelahiran (Bumi), Lapangan Marga Suku Hua (Rakyat). Selain itu, jalanan batu granit merah (selebar 13 m), dibuat melewati Komplek Klenteng dari Selatan ke Utara, ditengah jalanan batu granit merah, terdapat jalanan batu granit kuning bernama Jalanan Suci Pemujaan Leluhur, yang melambangkan hubungan yang erat antara keturunan Yan Di (Kaisar Yan) dan Huang Di (Kaisar Kuning).

Huangdi1 huangdi2 huangdi3 huangdi4 huangdi5


Spread the love

Categories: Buku-Buku TAO, Dewa-Dewi TAO, Taoist Culture Exhibition [TCE], Tempat Bersejarah TAO, Tempat Ibadah TAO

Tags: , , ,

2 replies

  1. Sejarah yang harus dilestarikan dan diketahui generasi selanjutnya.

Trackbacks

  1. Thai Shang Lao Jun 太上老君 – Tao Bali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.