“KEGAIBAN”

Spread the love

oleh Mr.Liem.

Kalau saya membaca animo umat TAO terhadap ajaran dan agama TAO dari dulu hingga sekarang hampir tidak jauh berbeda dan berubah.

Kegaiban di agama TAO menjadi satu daya tarik tersendiri disebagian orang.  Seolah jika kita mampu bersinggungan dengan dunia lain menjadi satu kebanggaan dan sudah merasa sukses belajar TAO nya,  atau sudah merasa mendapatkan TAO nya/Tek TAO.
Baru sebentar belajar TAO dan dapat sedikit cara untuk berinteraksi dengan dimensi lain sudah berani buka praktek. Sudah merasa mampu, Sudah merasa kuat dan sakti.
Bahkan sudah ada yang berani terima murid.
Sedikit -sedikit mau menolong orang……..
Yang ditolong memang jadi sembuh dari sakit,tapi balik dirinya yang jadi sakit.!
Inilah yang diistilahkan “Ketemu Dengan Dewa, Hilang Aku nya”
Kalau ini menjadi acuan kita dalam belajar TAO, maka ini sudah salah alamat dan salah kaprah.
Kegaiban didalam agama TAO  merupakan satu bagian  dari lingkup TAO yang begitu universal.
Menganjurkan umat untuk selalu Merevisi, Memperbaiki sifat dan kekurangan yang ada serta Mengoptimalkan kemampuan yang ada sebagai penunjang dalam kehidupannya sehari hari.
Ajaran aliran THAY SANG MEN,SIAU YAU PAY adalah satu aliran Agama Tao yang mempunyai 3 pilar utama dalam mendidik umatnya,yaitu:
1.Mendidik umatnya untuk percaya dengan Dewa namun tidak ketahayulan.
2.Mendidik umatnya untuk meningkatkan Moralitas serta menekan sifat/nafsu kebinatangan.
3.Mendidik umatnya untuk hidup dengan wajar sebagai manusia yang apa adanya,tidak aneh aneh
Perlu kita tekankan disini bahwa ajaran TAO sangatlah luas sekali pemahaman dan didalamnya banyak terkandung cabang cabang ilmu yang jauh bermanfaat bagi kehidupan kita sehari hari.
~Ilmu Pengobatan/kedokteran
~Ilmu Kimia dan Fisika
~Ilmu Sastra
~Ilmu Sejarah
~Ilmu Astronomi/Perbintangan
~Ilmu Bela Diri
~Ilmu Hong Sui
~Dll
Jadi ilmu kegaiban  merupakan salah satu bagian dari sekian banyak ilmu yang lainnya.
Semoga tulisan ini dapat membuka wawasan kita bersama,agar ” Belajar TAO tidak hanya menitik beratkan ke hal hal yang bersifat kegaiban saja, namun benar benar belajar TAO dengan jati diri kita yang sebenarnya sehingga dapat menyemarakan dunia”

Spread the love

Categories: Artikel

Tags: , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.