Level moralitas manusia

Spread the love

Oleh Lie Ping Sen.

Level moralitas manusia, khusus nya dari sisi kita yang sudah Xiu Dao, berdasarkan pola pikir dan tindakan dalam hubungan antar manusia, bisa dikategorikan sebagai berikut :
1. Hanya ada aku, tidak ada kamu.
2. Ada aku, juga ada kamu.
3. Ada kamu, baru ada aku.

Yang termasuk golongan 1, biasanya yang tidak mengerti dan tidak Xiu Dao, namun ternyata banyak juga yang sudah Xiu Dao, tapi masih seperti ini, misalnya :
Orang yang hanya mementingkan dirinya sendiri, berpikir hanya dirinya yang harus di hargai tapi tidak mau menghargai orang lain, hanya dirinya yg butuh diperhatikan tapi tidak memperhatikan orang lain, hanya dirinya yang boleh tersinggung tapi orang lain harus selalu memaklumi, hanya dirinya yang boleh marah tapi orang lain tidak boleh ada alasan untuk marah.
Selalu mau menang sendiri, selalu merasa paling benar dan sekelilingnya salah semua.
Termasuk manusia munafik yang se olah-olah berbuat kebaikan untuk orang lain padahal hanya untuk ketenaran dirinya sendiri, yang membesar-besarkan seolah sudah berbuat amal hanya untuk mencari nama, seolah bisa menerima saran-saran baik orang lain padahal selalu memutuskan sesuai ambisinya sendiri, yang seolah memaafkan dan mau berbaikan padahal dalam hati dendam dan menunggu kesempatan untuk membalas.
Orang demikian level DAO nya masih rendah….

Yang berikutnya yang termasuk golongan 2 adalah orang yang mulai menyadari bahwa kita tidak bisa hidup sendiri, kita tidak boleh masa bodoh terhadap sekeliling kita.
Kadang ketika emosi masih bisa terpikir mungkin sudut pandangnya salah, ketika bertindak kasar atau menyakiti orang lain masih bisa sadar dan meminta maaf, ketika ada kesempatan berbuat jahat masih segera sadar dan membatalkannya, ketika merasakan suatu yang bermanfaat dan baik bagi dirinya masih ingat untuk berbagi kepada orang-orang dekatnya.
Orang demikian sudah mengalami kemajuan dalam proses Xiu Dao nya.

Yang termasuk golongan 3, sudah jarang bisa ditemukan.
Orang ini selalu berbuat tanpa pamrih, selalu menempatkan kepentingan pribadinya dibawah kepentingan orang lain.
Orang ini berperilaku santun namun tegas dalam berprinsip, selalu siap dan berusaha membantu bahkan ketika situasinya tidak memungkinkan bagi dia untuk membantu.
Selalu memaafkan kesalahan orang lain bahkan segera melupakan kesalahan orang lain, bisa minta maaf dengan tulus bahkan ketika sebetulnya dirinya tidak bersalah, tidak pernah ingat bahkan tidak menganggap sesuatu yg istimewa segala kebaikan yang sudah dilakukannya di masa lalu.
Pikirannya, bicaranya, tindakannya telah menyatu dan penuh kasih sayang yang universal.
Orang ini telah menyatu dengan alam, menyatu dengan DAO.

Dimanakah kita berada sekarang ini ?


Spread the love

Categories: Artikel, ZMR. Lie Ping Sen

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.