Mengenal Hua Tuo

Spread the love

Hua Tuo

Hua Tuo biasa disebut juga Yun Hua, berasal dari Pei Guo Jiao(sekarang Haoxian, Provinsi Anhui, Tiongkok). Beliau adalah seorang dokter medis yang terkemuka di Tiongkok Kuno dan terkenal dengan julukan “Tabib Mujarab”.sangat terkenal pada penghujung Dinasti Han dalam Zaman Tiga Negara (Sam Kok). Beliau bernama lengkap HuaYuanhua.
Hua Tuo menempati posisi penting dalam sejarah pengobatan Tiongkok atas teknik medisnya yang hebat, juga semangatnya dalam menolong dan menyelamatkan orang lain.Hua Tuo senang membaca buku sejak kecil, ia juga mahir dan menguasai beberapa buku sastra kuno, sesuatu yang tidak lazim bagi orang awam. Kemahirannya itu menyebabkan Gubernur Pei, Chen Gui memberikannya gelar pejabat yang kemudian ditolaknya.Beberapa gelar dari pejabat lainnya juga ditampik Hua Tuo yang meneruskan kariernya sebagai tabib kelana di pedesaan. Kemahirannya menyembuhkan penyakit menyebabkan namanya populer sebagai tabib mashyur di kalangan rakyat biasa.

Inovasi dalam bidang akupunktur juga ditemukan oleh Hua Tuo. Pernah suatu ketika seorang pasien mencari pengobatan medis darinya karena ia mempunyai masalah dengan kakinya dan tidak dapat berjalan. Setelah mengecek nadinya, HuaTuo menotok beberapa titik akupunktur di punggungnya, dan memberi 7 tusuk anakupunktur di tiap titik. Pasien dengan cepat sudah dapat berjalan setelah pengobatan. Berdasarkan pengalamannya sendiri dalam akupunktur, ia menemukan”Titik Akupunktur Jia Ji”, sebuah titik akupunktur yang mengapit tulang belakang. Orang-orang di kemudian hari menyebut titik akupun kturtersebut sebagai “Titik Hua Tuo”

Hua Tuo juga menemukan seperangkat latihan yang dianamakan, “Gerakan 5Hewan” yang mengambil gerakan dari 5 macam hewan, yaitu macan, rusa,beruang, monyet, dan burung. Latihan ini menjadi sangat populer di zamannya.Salah satu murid Hua Tuo, yaitu Wupu, secara terus-menerus berlatih”Gerakan 5 Hewan” menurut yang diajarkan oleh gurunya. Bahkan dalam umurnya yang 90-an, Wupu tetap sangat kuat dan sehat dengan pendengaran dan pengelihatan yang tajam, serta gigi yang baik.
Pernah suatu ketika Hua Tuo berlari menghampiri seseorang yang sedang mendorong gerobak di jalanan. Orangitu kondisi penyakitnya sangat parah,mukanya pucat pasi. Napasnya pendek dancepat; terlihat sangat tidak sehat. HuaTuo mendekatinya untuk mencari tahu apakah ia menderita kolik di perutnya. HuaTuo dengan segera mendiagnosanya sebagai peradangan usus buntu yang harus segera dibedah.

Orang itu meminum Ma Fei San dan segera terbius. Hua Tuo membedah perutnya, membuang bagian ususyang terinfeksi, membersihkan bagian dalamnya, menutup lukanya dengan beberapajahitan, dan terakhir mengoleskan salep yang akan mengurangi peradangan dan mempercepat pertumbuhan jaringan.Pasien itu sembuh dalam beberapa hari dan luka bedahannya sembuh dengan sangat cepat. Cerita ini membuktikan efek pengobatanMa Fei San, juga pemahaman HuaTuo akan anatomi.
Hua Tuo juga telah terbukti sebagai dokter kandungan yang andal. Buku padaperiode akhir dinasti Han mencatat sebuah kasus medis kompleks yang berhasil ditanganinya dengan sukses. Jenderal Li meminta pengobatan medis untuk istrinya. Setelah memeriksa nadinya, Hua Tuo memberitahu bahwa penyebab penyakitnya adalah karena istrinya terluka dalam masa kehamilan dan gagal mengeluarkan janinnya. Jenderal Li mengatakan memang betul, selama hamil pernah terluka, tapi janinnya sudah rontok. Hua Tuo mengatakan, menurut pengamatan dari denyut nadi, janinnya belum terlepas. Jenderal Li ragu-ragu dan tidak percaya akan hasil diagnosanya, jadi saat itu Hua Tuo tidak bisa memberikan pengobatan apa pun.

Setelah lewat 100 hari, kondisi istri Li berubah menjadi parah, lalu HuaTuo diundang lagi untuk memeriksanya. Setelah memeriksa nadinya, Hua Tuo berkata,”Denyut nadinya sama seperti pada saat kunjungan terakhir saya.Ini adalah apa yang saya pikir terjadi. Istrimu mengandung sepasang janin kembar dalam perutnya. Janin yang pertama lahir mati dan menyebabkan pendarahan yang terlalu banyak dari si ibu, sehingga janin keduanya tidak dapat dilahirkan. Janin itu telah mati dalam perutnya.

Ia membusuk dan menempel disuatu tempat dekat tulang belakang.” Untuk megeluarkan janin itu, Hua Tuo mencoba dengan jalan dilahirkan. Pertama-tama, ia memberikan akupunktur untuk istri Li dan memberikan resep obat-obatan herbal.Tak lama kemudian, istri Li memulai kelahiran, namun tetap tidak dapat mengeluarkan janinnya. Hua Tuo menjelaskan bahwa memang sulit untuk mengeluarkan janin yang sudah mati dengan persalinan normal. Janin itu harus dikeluarkan dengan tangan. Hua Tuo memberitahu seorang wanita di rumah jenderal itu bagaimana cara mengeluarkan janin mati itu dari tubuh istri Li.

Cao Cao, yang mengundang HuaTuo untuk menyembuhkan sakit kepala menahun yang dideritanya. Sewaktu HuaTuo mengatakan bahwa ia perlu membedah kepala Cao Cao, Cao Cao marah karena mengira Hua Tuo berniat membunuhnya. Ia kemudian menjebloskan Hua Tuo kedalam penjara dan Hua Tuo dihukum mati oleh Cao Cao pada tahun 208, tutup usia 63 tahun.

Hua Tuo pertama kali terkenal pada saat menyembuhkan luka dalam dari Zhou Tai. Hua Tuo juga menyembuhkan lengan Guan Yu yang terluka oleh panah beracun dalam satu pertempuran. Ia kemudian melakukan pembedahan tanpa pembiusan. Guan Yu dilukiskan bermain catur sambil minum arak sedangkan Hua Tuo membedah lengan Guan Yu untuk mengikis tulang yang telah teracuni oleh panah tadi.

Cao Cao, yang mengundang HuaTuo untuk menyembuhkan sakit kepala menahun yang dideritanya. Sewaktu HuaTuo mengatakan bahwa ia perlu membedah kepala Cao Cao, Cao Cao marah karena mengira Hua Tuo berniat membunuhnya. Ia kemudian menjebloskan Hua Tuo kedalam penjara dan Hua Tuo dihukum mati oleh Cao Cao pada tahun 208, tutup usia 63 tahun.

Ia belajar pengobatan seumur hidupnya. Ia mengembangkan teori pengobatan yang inovatif dan teknik pengobatan yang mengagumkan dalam berbagai bidang pengobatan, termasuk pengobatan luar,dalam, ginekologi, akupunktur,parasitolog, dan terapi fisik sebagai pengobatan medis. Ia juga sangat terampil dalam pembedahan.
Sesungguhnya, ia adalah dokter pertama yang melakukan operasi pembedahan perut dalam sejarah kedokteran Tiongkok. Untuk mengurangi sakit akibat pembedahan pasien, ia menemukan bubuk Ma Fei San , yang digunakan untuk pembiusan seluruh badan. Seribu enam ratus tahun kemudian, bangsa Eropa mulai menggunakan obat bius untuk operasi pada permulaan abad 19.


Spread the love

Categories: Dewa-Dewi TAO

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.