Merubah nasib sendiri

Spread the love

CERITA INSPIRATIF

Di Tiongkok sana…
Terdapat seseorang Tao Se yang pandai membaca wajah orang.

Suatu hari Tao Se tersebut berkunjung ke rumah hartawan yang baik hati. Ketika melihat seorang pembantu laki-laki kecil yang kelihatan manis & telaten, Tao Se tersebut menasihati hartawan tersebut untuk melepaskan pelayannya, karena di masa depan, pelayan tersebut nasibnya tidak baik & akan menyulitkan tuannya.

Karena sudah terlanjur cocok dengan pelayan tersebut,
Dengan berat hati, hartawan tersebut akhirnya memberhentikan pelayan kecil itu.  Setelah dikeluarkan, pelayan kecil tersebut mempertahankan hidup dengan bekerja serabutan.  Dia menjadi buruh harian & pekerjaan lainnya.

Suatu hari ia bermalam di sebuah kuil tua yang sudah tidak ditempati orang.  Saat ia mau merebahkan diri, ia melihat jubah usang dengan beberapa ratus ons emas & perak.  Awalnya dia ingin mengambilnya.  Namun kemudian ia berpikir bahwa nasibnya sudah tidak baik karena dipecat. Kalau sekarang ia memiliki hati yang serakah & mengambil milik orang lain, Dewa/i pasti tambah tidak suka & nasibnya tambah buruk.

Oleh karena itu, ia memutuskan untuk tinggal di kuil, menjaga barang itu & menunggu pemilik barang datang kembali.

Saat fajar, seorang wanita menangis datang dengan lengan menutupi wajahnya, memandang sekeliling, berjalan mondar-mandir & tampak bingung.  Anak itu bertanya padanya.  Wanita itu menjawab: “Suami saya adalah seorang prajurit.  Dia sekarang di penjara & akan dibunuh oleh musuh. Saya kenal penjaga penjara musuh & ia menginginkan tebusan. Lalu saya menjual semua barang mendapatkan emas & perak, agar bisa menebus suami saya.

Kemarin saya datang ke sini & membungkusnya dalam jubah tapi tertinggal di sini.  Sekarang saya tidak bisa menemukannya & suami saya pasti akan mati.

Si anak bertanya lebih detil tentang potongan emas & perak. Setelah dia yakin bahwa jubah tersebut milik wanita ini, dia mengembalikan jubah padanya.

Wanita itu sangat berterima kasih & ingin memberinya sesuatu sebagai hadiah.  Anak itu menolak menerimanya.  Wanita itu membawa uang pulang & kemudian suaminya dibebaskan.

Wanita ini tidak bisa melupakan kebaikan anak itu, kemana-mana ia menceritakan kisahnya.  Seorang komandan polisi mendengar ceritanya & mengirim seseorang untuk mencari anak ini.

Karena ia sudah tua & tidak punya anak, ia menyukai kecerdasan & kebajikan anak itu, sehingga ia mengadopsi sebagai anaknya & disekolahkan menjadi polisi.  Setelah lulus, anak ini berkarir di kepolisian dengan sangat cemerlang.

Beberapa tahun kemudian, komandan pensiun & anak angkat ini mengambil alih posisinya.  Sebelum diangkat menjadi komandan polisi, anak itu ingin pulang & mengunjungi mantan tuannya.

Hartawan tersebut mengeluh:
“Keterampilan membaca wajah Tao Se itu sangat buruk”!
Jadi, dia meminta anak itu untuk tinggal sampai Tao Se itu datang.  Dia bahkan mengatakan kepada anak itu mengenakan pakaian pelayan & melayani teh ke Tao Se tersebut.

Sang Tao Se terkejut melihat anak itu dan berkata kepada si Hartawan :  “Bukankah ia pelayan anda sebelumnya?  Dia seharusnya telah meninggalkan rumah Anda.  Kenapa dia ada di sini lagi?”

Tuannya kemudian menjawab:
”Dia tidak memiliki tempat untuk pergi & datang kembali, jadi saya harus memperkerjakannya kembali.”

Tao Se tersebut berkomentar sambil tertawa:  “Jangan menggoda saya, teman!  Sekarang, ia tidak dapat menjadi pelayan Anda.
Dia memegang posisi militer yang cukup bagus. Wajahnya tampak sangat berbeda dari sebelumnya. Apakah ia melakukan perbuatan baik?”

Anak itu menceritakan seluruh cerita kepada Si Tao Se & Hartawan yakin bahwa si Tao Se benar-benar terampil dalam membaca wajah.

Dalam takdirnya, anak itu menjadi pembantu dan tergantung pada orang lain untuk hidup, bahkan didera penyakit sehingga akan merepotkan tuannya untuk menanggung biaya kesehatannya.

Tapi ia menjaga pikirannya benar dan melakukan hal yang benar pada saat yang kritis.  Jadi, ia tidak hanya mengubah nasibnya sendiri, tetapi juga wanita pemilik jubah dan suaminya.

Sebuah niat yang murni mengubah tiga kehidupan!
Siapa bilang bahwa seseorang tidak dapat merubah nasib sendiri?
Jadilah orang baik, melakukan perbuatan baik dan mengumpulkan kebajikan, dan Dewa akan selalu menjagamu!


Spread the love

Categories: Cerita Inspiratif

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.