QING CING

Spread the love

Jiwa sejati manusia asalnya adalah Bening-hening. Kejadian/perputaran duniawi, sejatinya tak mengganggu apapun.
Hewan berbekal hidup, kebutuhan, keinginan dan nafsunya, hidup mengikuti alamnya, dalam batas alamnya.

Manusia berbekal hidup, kebutuhan, keinginan, nafsu, akal budi serta moralnya, berkembang menuntut lebih dari alamnya, keluar dari batas alamnya.

Keinginan dan nafsu yang tak terkendali mengganggu ketenangan jiwa. Akal budi dan Moral yang rendah mengganggu kebersihan jiwa.

Melatih diri kendalikan keinginan dan nafsu membuat jiwa tenang. Melatih dan mengasah diri, mempelajari dan memahami serta menjalankan Tao dengan benar, membuat jiwa jadi bersih.
Kembalilah ke Jiwa Sejati, Bersih-bening, Tenang-hening, menggapai Tao yang Sempurna.

~LTS~


Spread the love

Categories: Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.